INTISARI QS AN-NAZIAT
- Membahas tentang sumpah2 Allah swt yang dilekatkan kepada malaikat-malaikatNya
- Kesempurnaan itu bisa dicapai dengan mengenang malaikat-malaikat Allah swt, yang mana mereka diberikan kekhususan-kekhususan yang tidak diberikan kepada makhluk Allah lainnya
- Allah swt mengkhususkan sumpahnya dengan makhluknya menandakan adanya point-point yang sangat penting, sehingga Allah swt menggunakan makhlukNya itu sendiri
- Tujuan dasar Allah swt dalam surat ini untuk memberikan hambaNya hidayah agar sampai kepadaNya
- Allah swt ingin memberikan perhatian kepada hambaNya khususNya, terkhusus kepada manusia. Allah menciptakan manusia tidaklah sebagai makhluk yang akan sirna, tapi abadi
- Manusia dalam menerima hidayah berupa petunjuk terbagi atas 2 kelompok :
- kelompok yang menerima dengan lapang hati an mereka sangat mensyukuri hidayah tersebut. Allah mencontohkan kepada Nabi Musa as
- Kelompok yang tidak hanya tidak senang dengan petunjuk Allah tapi mereka juga mengklaim diri mereka sendiri mampu, dan terkadang mereka menganggap diri mereka tuhan, seperti halnya Firaun
- Allah mencontohkan kepada kita tentang Nabi Musa dan Firaun yang menjadi manifestasi dari kebajikan/hidayah dan kesesatan
- Dalam hal pengambilan ibroh/pelajaran, kita harus mengkaji kehidupan orang-orang terdahulu. Sehingga dengan mempelajari ini kita akan melihat orang yang mengingkarinya akan mendapatkan tidak hanya adzab di dunia ini, tapi juga di akhirat
- Salah satu cara untuk mengambil ibroh adalah dengan cara merenungkan alam takwini, alam yang diciptakan dengan sempurna oleh Allah tanpa ada kekurangan, sehingga kita bisa lebih menghayati ibroh tersebut
- Manusia apabila tidak bisa mencegah seluruh ego yang ia miliki, maka orang tersebut akan menjadi manusia yang selalu menyangkal kebenaran, menyimpang dari kebenaran, bahkan tidak mau menerikan kebenaran itu sendiri, seperti halnya firaun
- Orang yang seperti firaun pada hakikatnya adalah orang yang bodoh dan lemah, tapi ia tidak menyadarinya, sehingga ia dibutakan oleh kekuasaannya
- Manusai apabila focus pada penciptaan Allah swt, baik melihat kepada alam semesta, maupun dirinya sendiri, maka hal itu akan mencegah dirinya untuk berbuat semena-mena dan melampaui batas, karena pada hakikatnya ia menyadari untuk apa ia diciptakan
- Kita bisa mengambil kesimpulan dari surat an naziat, disana Allah menerangkan keepada hambanya bahwasanya seluruh makhluk diciptakan seluruh makhluk/alam beserta isinya diciptakan untuk manusia. Hal ini bertujuan agar manusia bisa berhubungan dengan Allah swt. Dan Alah pun mengutus para NabiNya
- Sebaik-baiknya metode untuk mencapai Allah swt dengan merenungkan alam semesta dan diri kita sendiri, dan kita juga harus focus kepada adzab Allah apabila kita melanggar perintahnya, dan kita bisa mengevaluasi diri kita
- Surat ini diturunkan khusus untuk mengingatkan manusia akan hari kiamat
Pesan :
- Dekatlah dengan Al-Quran, maka kita akan mudah dekat dengan Allah swt. Namun apabila kita jauh dari Al Quran, susah bagi kita untuk mendekatiNya
- Memohonlah kepada Allah swt agar selalu dijadikan sebagai golongan yang mau bersyukur dengan cara merenungkan hal-hal yang tadi
- Terus berusaha semaksimal mungkin dalam pembelajaran dengan niat/tujuan pembelajaran tersebut untuk mencapai Allah swt
- Memohon rahmat kepada Allah swt dan memohon agar Allah tidak menutup pintu hati kita
- Rahasia dibalik sumpah Allah swt yang tahu hanya Allah swt, tapi kita bisa mengambil hikmah bahwasanya Allah swt ketika akan mencapaikan sesuatu menggunakan makhluk-makhluk yang terpilih, disini mengkhususkan kepada malaikat-malaikatNya, dan disini juga dijelaskan mengenai tugas-tugasnya,
- Bahwasanya nikmat-nikmat dalam gambaran duniawi yang akan diberikan Allah kepada hambaNya agar mudah dipahami oleh manusia, karena kalau menggunakan perumpamaan gaib, akan susah untuk dipahami, dan juga betujuan agar hambaNya mau bersyukur kepadaNya
Sumber : Kuliah Subuh - Ayatullah Muhammad Baqir Tahriri (Guru Besar Ilmu Tafsir dan Tasawuf, Iran)

Komentar
Posting Komentar